Ilustrasi (Istimewa)

Seruu.com - Jika Anda dan pasangan merasa kurang dengan waktu bercinta yang dimiliki, saatnya membuat jadwal bercinta. Namun, bagaimana caranya?

Lembur, olahraga, anak-anak, memasak bisa menjadi sekian alasan yang membuat Anda dan pasangan mengurangi frekuensi bercinta. Jika hal tersebut terjadi pada Anda dan suami, sudah saatnya Anda berdua membuat jadwal bercinta.

Siapa bilang adanya jadwal bercinta malah membuat seks menjadi kegiatan yang membosankan? Seperti yang dikutip dari sheknows, hal ini justru dapat mengembalikan masa muda kehidupan seks Anda.

Berikut lima cara agar frekuensi bercinta Anda dan pasangan lebih teratur.

1. Bicarakan
Diskusikan pada pasangan apa yang Anda inginkan mengenai frekuensi bercinta ini. Cari tahu apa yang selama ini dijalani sudah benar atau belum dan cari tahu hal apa saja yang harus diperbaiki. Anda berdua harus jujur agar jadwal bercinta ini efektif.

2. Lihat kalender
Jika Anda terbiasa mencatat janji bertemu pada telepon genggam atau agenda kecil, mengapa tidak dengan jadwal bercinta? Hal ini dapat membantu Anda mempersiapkan diri sebelum hari 'H' tiba.

3. Beralih pada pagi hari
Jika malam hari terlalu lelah untuk bercinta, ada baiknya alihkan jadwal bercinta di pagi hari. Tidak terlalu sulit untuk bangun 30 menit lebih awal dan melakukan quickie sebelum pergi bekerja.

4. Bermain dengan fantasi
Agar kegiatan bercinta tidak berlangsung membosankan, bermain dengan fantasi seksual masing-masing merupakan solusi tepat. Mengapa tidak Anda diskusikan fantasi apa yang dimiliki dan begitu juga pasangan? Agar semakin menarik, tuliskan daftar fantasi seksual masing-masing dan tentukan fantasi seksual apa yang diinginkan malam ini.

5. Tepati jadwal
Anggap jadwal bercinta ini sebagai komitmen, jadi tidak ada alasan untuk mengatakan lelah, lembur atau sibuk. Jika tidak, tentunya Anda atau pasangan memiliki kesempatan untuk membatalkannya dikemudian hari. Jika terpaksa sekali untuk membatalkannya, cari waktu luang lainnya sebagai hari pengganti.[ast]

"Ia akhirnya kami usir dengan pot yang berisi bunga dan pergi. Namun, di tengah jalan, anjing itu ternyata juga menyerang Bu Rukmini. Sebagian besar tubuhnya digigit," katanya mengungkapkan.

Setelah menggigit Rukmini, anjing itu akhirnya pergi, ke rumah tempatnya tinggal di Kelurahan Tinalan, Kecamatan Kota Kediri. Sejumlah warga lainnya langsung menolong kedua korban dan dibawa ke Rumah Sakit Baptis, Kota Kediri.

Rukmini sampai saat ini masih dirawat di RS Baptis Kediri, karena lukanya cukup parah, yaitu digigit di tangan, tubuh, serta kakinya sebelah kanan. Sementara itu, Sulaiman yang sebelumnya juga dirawat di rumah sakit yang sama saat ini sudah pulang dan menjalani perawatan di rumah.

Anjing itu diketahui tinggal di rumah Chandra, dan baru sekitar dua bulan. Warga mengatakan, selama ini, anjing itu memang tidak pernah keluar tanpa didampingi pelatihnya. Namun, kemarin ia begitu saja keluar. Dimungkinkan, pintu pagar yang biasanya selalu terkunci, tidak tertutup dengan baik, hingga anjing itu keluar dan menggigit warga.[nt/ast]

Tags:

BAGIKAN


Rating artikel: (0 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar gold
KOMENTAR SERUU