ilustrasi (Ist)

Seruu.com - Mungkin banyak yang bertanya - tanya dimana letak perbedaan dua mazhab besar Islam, Sunni dan Syiah? Menurut Ketua Ikatan Jamaah Ahlul Bait Indonesia (IJABI) Jalaluddin Rahmat, perbedaannya terletak dasar hadits yang digunakan kedua aliran besar tersebut. Jika hadits Sunni paling besar berasal dari sahabat nabi seperti Abu Hurairoh, maka hadtis Syiah berasal dari Ahlul Bait (Keluarga Nabi Muhammad SAW). “Jadi bukan berarti ajaran Sunni itu salah. Sebaliknya, ajaran Syiah juga tidak salah,” ujarnya.

 

Quraish Syihab dalam bukunya ‘Sunnah-Syiah Bergandengan Tangan, Mungkinkah?’ menyatakan bahwa perbedaan Sunni dan Syiah sangat kecil bila dibandingkan persamaannya. Menurut dia, perbedaan yang paling menonjol adalah menyangkut imam, yaitu siapa yang memimpin Islam setelah Nabi Muhammad SAW meninggal.

Kaum Sunni, Ahlus-Sunnah wal Jama'ah atau lebih sering disingkat Ahlul-Sunnah, dianut sekitar 80-90 persen umat Muslim sedunia. Sedangkan sisanya adalah Syiah. Di Iran, menurut Duta Besar Iran untuk Indonesia Mahmoud Farazandeh, perbedaan Sunni dan Syiah lebih bermuatan politik. [gtr]

KOMENTAR SERUU