Ilustrasi (Istimewa)

Seruu.com - Antioksidan merupakan zat yang dapat melawan kanker dan penuaan dini. Tapi apakah antioksidan benar-benar efektif untuk kecantikan?

 

Antioksidan dapat mencegah radikal bebas masuk ke dalam tubuh. Radikal bebas dalam tubuh dapat merusak struktur kulit, menyebabkan dehidrasi, penuaan dini dan pigmentasi.

"Menggunakan produk antioksidan membantu menghambat kerusakan kulit, dengan begitu akan menunda penuaan dini," ujar ahli kecantikan Shahnaz Husain, seperti dilansir iDiva.

Shahnaz juga mengatakan, antioksidan membantu meningkatkan proses pembaharuan sel. Beberapa zat antioksidan terkandung dalam vitamin A, C dan E. Selain itu terdapat juga dalam beta karoten, selenium, sam lipoat, melatonin dan polifenol (ditemukan dalam kopi dan teh hijau).

Kini kita banyak menjumpai kosmetik-kosmetik yang mengandung antioksidan. Seberapa efektifkah produk-produk kecantikan berlabel antioksidan itu?

Dr Madhuri Agarwal, seorang ahli kecantikan dari India mengatakan, produk kecantikan yang mengandung antioksidan sering ditemukan dalam kategori produk anti-aging (anti-penuaan). Selain itu ada juga produk-produk yang langsung memasukkan kandungan tersebut ke dalam kulit.

"Ada teknologi baru yang bernama nano. Teknologi tersebut membuat antioksidan langsung terserap dalam kulit untuk mengendalikan kerusakan kulit," ujar Dr Madhuri.

Namun produk antioksidan tidak semuanya efektif. Dokter kulit, Jaishree Sharad memperingatkan, jika konsentrasi antioksidan dalam produk tidak sesuai, maka tidak akan efektif. Sehingga, sangat penting untuk memilih produk dengan merek terbaik atau meminta dokter kulit untuk merekomendasikan produk antioksidan yang bagus.

Apakah ada efek samping dalam menggunakan produk mengandung antioksidan? Tentu saja setiap produk pasti memiliki efek yang yang tidak baik, jika dipakai berlebihan.

"Krim biasanya mengandung bahan aktif tertentu, yang jika digunakan selama periode waktu yang panjang, bisa membahayakan kulit," ujar Dr Jamuna Pai.

Dr Jamuna juga memperingatkan, krim-krim tersebut dapat membuat alergi dan iritasi kulit. Misalnya saja vitamin C, yang diketahui bisa menyebabkan kemerahan dan iritasi pada kulit sensitif.

Jadi untuk menyeimbangkan antioksidan pada kulit tidak hanya menggunakan krim-krim, tapi juga bisa didapatkan dari asupan antioksidan alami. Zat ini bisa ditemukan dalam buah berry, tomat, brokoli, anggur merah, bawang putih dan masih banyak lagi.[ast]

Tags:

BAGIKAN


Rating artikel: (0 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar gold
KOMENTAR SERUU