Ilustrasi (Istimewa)

Seruu.com - Bayi biasanya mulai benar-benar tersenyum sebagai respon terhadap orang lain, ketika usianya menginjak 6-10 minggu. Ia akan melihat ke wajah atau ke arah sumber suara, lalu tersenyum. Atau, ia akan tersenyum ketika mendapatkan pelukan hangat dari bunda dan ayahnya. Bagi bayi, senyum atau tawa merupakan salah satu bentuk komunikasi kepada orang disekitarnya. Pada umumnya, bayi sering tersenyum dan tertawa.

 

Berikut ini beberapa fakta dan rahasia yang ada di balik senyum dan tawa bayi :

1. Cara Interaksi
Seperti halnya menangis, tertawa atau tersenyum merupakan cara bayi berinteraksi dengan orang tua atau pengasuhnya.

2. Bisa Menular
Senyum bayi bisa ‘menulari’ orang yang melihatnya.

3. Usia 6 minggu
Bayi prematur umumnya bisa tersenyum pada usia 6 minggu setelah lahir.

4. Merasa Nyaman
Bayi akan tersenyum ketika melihat wajah orang yang membuatnya merasa nyaman.

5. Merasa Bahagia
Bayi yang tidak dapat melihat bisa tersenyum sebagai reaksi bahagia ketika ia dipeluk atau diajak bicara.

6. Kurang dari 4 bulan
Tawa bayi biasanya mulai terdengar ketika usianya 3,5 – 4 bulan.

7. Tertawa itu menyehatkan.
Lepasnya hormon endorfin ketika tertawa, membuat kita merasa nyaman, sehingga memperkuat sistem kekebalan tubuh sampai mengurangi rasa sakit.

8. Kuantitas
Bayi sampai anak usia 4 tahunan, bisa tertawa sampai sekitar 400 kali sehari, sementara orang dewasa hanya sekitar 17 kali sehari.

Saat-saat seperti ini dapat kita pakai untuk mendekatkan hubungan kita dengan anak. Senyum bayi biasanya akan mulai mengembang jika ia merasa ada orang yang memperhatikannya, lalu mengajaknya bicara dan tersenyum. Senyum memang akan menularkan sebuah kehangatan pada siapa saja.[ast]

Tags:

BAGIKAN


Rating artikel: (0 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar gold
KOMENTAR SERUU