Ilustrasi (Istimewa)

Seruu.com - Secara anatomis liang vagina terletak di bawah kandung kemih dan letak uretra (saluran dan lubang kemih) sedikit di atas lubang vagina. Saat Anda bercinta, penis suami akan masuk dan berada di dalam liang vagina. Sementara,  uretra akan terdesak oleh masuknya penis. Uretra juga akan terangsang pada waktu gerakan keluar masuknya penis.

 

Pada posisi-posisi seks tertentu, kantong kemih dan saluran kemih akan lebih ikut terdesak-desak dan dapat menyebabkan timbulnya rangsangan untuk buang air kecil. Hal ini sangat tergantung dari posisi anatomis dan posisi bercinta kegemaran Anda berdua. Biasanya, keinginan buang air kecil masih dapat dikendalikan. Jika kerap mengalaminya, mungkin Anda kurang bisa mengendalikannya.     

Pada saat terangsang, rongga panggul seluruhnya membengkak, mempersiapkan Anda untuk bercinta. Di panggul ada otot-otot yang disebut kelompok otot pubo-coccygeus (PC) yang berkontraksi baik pada saat terangsang maupun ketika orgasme. Wujud kontraksi ini dapat terlihat pada kualitas orgasme dan pengendalian buang air kecil.

Disarankan agar Anda mencoba melakukan latihan Kegel untuk memperkuat otot-otot PC ini (latihan ini sederhana saja, yaitu mengembang dan mengempiskan otot panggul bagian dalam yang mengelilingi vagina). Namun, bila Anda merasa mempunyai gangguan yang berhubungan dengan proses buang air kecil ini, Anda dapat memeriksakan diri pada seorang dokter ahli ginekologi atau urologi.

Sedangkan, sperma yang terdapat dalam cairan semen (air mani) sesudah suami ejakulasi, sebagian akan keluar dari liang vagina. Apalagi bila Anda berdiri atau mengubah posisi berbaring. Liang vagina merupakan tabung yang agak vertikal dan akan miring posisinya bila Anda berdiri. Karena gaya beratnya, air mani suami otomatis akan turun dan keluar.

Lagi pula, bila tak diisi oleh penis, liang vagina akan kembali ke bentuk dan panjangnya yang semula, yaitu hanya beberapa sentimeter saja. Daya tampungnya pun terbatas sehingga air mani juga mungkin tak tertampung seluruhnya.

Walaupun demikian, jangan takut tak bisa hamil. Beberapa sel sperma (yang tidak ikut keluar) sudah berenang ke atas menemui jodohnya, yaitu sel telur Anda. Ini sudah cukup untuk pembuahan. Hanya perlu satu sel sperma saja untuk membuahi satu sel telur Anda.[ast]

Tags:

BAGIKAN


Rating artikel: (0 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar gold
KOMENTAR SERUU