Seruu.Com - Perayaan Imlek sebentar lagi akan tiba. Selain kue keranjang tradisi bagi-bagi angpao salah satu yang ditunggu-tunggu oleh anggota keluarga. Pada zaman dulu, angpao biasanya berupa manisan, bonbon dan makanan.

Seiring dengan perkembangan zaman, orang tua merasa lebih mudah memberikan uang dan membiarkan anak-anak memutuskan hadiah apa yang akan mereka beli.

Tradisi memberikan uang sebagai hadiah ini muncul sekitar zaman Ming dan Qing. Dalam satu literatur dituliskan bahwa anak-anak menggunakan uang untuk membeli petasan, manisan, kue-kue. Tindakan ini juga meningkatkan peredaran uang dan perputaran roda ekonomi di Tiongkok di zaman tersebut.

Di zaman dulu, karena nominal terkecil uang yang beredar di Tiongkok adalah keping perunggu (wen atau tongbao). Keping perunggu ini biasanya berlubang segi empat di tengahnya. Bagian tengah ini diikatkan menjadi untaian uang dengan tali merah. Keluarga kaya biasanya mengikatkan 100 keping perunggu buat hadiah mereka dengan harapan mereka akan berumur panjang.
 
Angpao ada dua macam :

   - pertama adalah merajut gambar naga dengan benang berwarna, dan diletakkan di kaki ranjang.
   - Kedua adalah angpao yang telah dibungkus uang oleh orang tua , dan dibagikan kepada anak-anak setelah bersujud mengucapkan selamat tahun baru kepada orang tua.

Beberapa fakta lucu dari pemberian ang pao adalah

  • Hanya orang yang sudah menikah yang bisa memberikan ang pao pada anak-anak.
  • Seorang anak harus memberikan ang pao pada orang tuanya setelah dia mempunyai keluarga alias sudah menikah.
  • Orang yang sudah berkerja namun masih belum menikah, tidak diperbolehkan memberikan ang pao kepada orang lain karena dianggap menjauhkan jodoh.
  • Anak yang sudah memiliki pekerjaan masih tetap menerima ang pao dari orang tua dan paman bibi.
  • Anak yang sudah menikah tetap menerima ang pao tapi hanya dari orang tuanya.
  • Tidak boleh mengisi ang pao dengan jumlah uang yang mengandung angka 4 seperti Rp 4.000 karena angka 4 berarti mati.
  • Jumlah uang tidak  boleh ganjil karena berhubungan dengan pemakaman.
  • Kata-kata pada ang pao biasanya berupa kata keberuntungan, kemakmuran dan umur panjang yang berarti doa dari pemberi ang pao.
  • Ang pao sekarang dihasilkan dengan menggunakan alat percetakan offset bukan hand made lagi.

Ang pao di negara lain
- Ang pao di Vietnam dinamakan Li Xi atau Phong Bau Mung Tuoi (amplop tahun baru)
- Orang Thailand mengenal ang pao sebagai Ang Pow atau Tae Ea
- Di jepang, disebut otishidama tapi ang pao ini berwarna putih

Fakta yang mungkin sudah diketahui tapi tidak ada salahnya mengingat kembali budaya ini agar tidak hilang.

Tags:

BAGIKAN


Rating artikel: star goldstar goldstar goldstar goldstar gold (1 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar gold
KOMENTAR SERUU